Putri Gus Dur dihina sebagai 'Anak Si Buta', malah semangati para difabel dan mendapat banyak dukungan
Purwakarta Online - Dilansir dari dream.co.id (6/9/2017), melalui Twitter, Alissa Wahid dihina sebagai 'Anak Si Buta' oleh salah seorang Netizen.
Namun tanggapannya sungguh luar biasa, bukannya marah, malah Ia berempati kepada kaum difabel.
Alissa Wahid mengajak kaum difabel agar tidak mengukur dirinya sendiri berdasarkan apa yang dikatakan oleh orang lain.
Menurutnya, jika Gus Dur dan Ibu Nuriyah bisa, maka kawan-kawan difabel lainnya juga pasti bisa.
Namun tanggapannya sungguh luar biasa, bukannya marah, malah Ia berempati kepada kaum difabel.
![]() |
Dihina sebagai 'Anak Si Buta', Alissa Wahid malah menyemangati para difabel. Sumber: Google |
Alissa Wahid mengajak kaum difabel agar tidak mengukur dirinya sendiri berdasarkan apa yang dikatakan oleh orang lain.
Menurutnya, jika Gus Dur dan Ibu Nuriyah bisa, maka kawan-kawan difabel lainnya juga pasti bisa.
Berikut adalah cuitan Alissa Wahid di tweeter:
Berawal dari kiriman sebuah 'screenshot' dari Instagram, yang isinya menyatakan bahwa Alissa Wahid sebagai 'Anak Si Buta'.Buat kawan2 difabel, never measure yourself to what others say about you. Kalau Gus Dur & bu Nuriyah bisa, kawan2 juga pasti bisa!— Alissa Wahid (@AlissaWahid) 5 September 2017
Kemudian Alissa Wahid dengan tenang menanggapinya bahwa justeru Ia merasa bangga terhadap Ayahnya tersebut.
Sontak kejadian ini mengundang beragam tanggapan dari para netizen.
Pada umumnya para netizen memberikan dukungan moril kepada Alissa Wahid.
Dukungan mengalir dari berbagai kalangan dan daerah, contohnya akun twitter I Am Sam @Sammypasau, yang menyatakan bahwa Gus Dur adalah wujud nyata 'Rahmat bagi semesta', kemudian menyatakan bahwa 'Papua selalu ingat'.
(car)Bapak adalah wujud nyata dari "rahmat bagi semesta", kaka.— I am Sam (@sammypasau) 5 September 2017
Papua selalu ingat.
Hormat dib'ri!!